Pesona Budaya Garut Masuk Status 100 Wonderful Event

Garut, nuansapublik.com Kabupaten Garut Jawa Barat, akan menggelar Gebyar Pesona Budaya Garut yang dipusatkan di Alun-alun Garut pada 6 dan 7 April 2019.

Gelaran budaya tersebut akan diikuti 41 kontingen diantaranya 3 Provinsi,5 dari kabupaten/kota se-Jawa Barat serta dari 12 komunitas adat Garut dan perwakilan seni budaya daerah di Jabar dan beberapa perwakilan dari beberapa Provinsi.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1 Regional II, Kementerian Pariwisata RI, Adelia kepada awak media di Garut menjelaskan, gebyar pesona budaya Garut rangkaian HUT Garut yang ke 206 dan sudah berlangsung selama 17 tahun lalu.

Pesona Budaya Kabupaten Garut, kata Adelia masuk dan menjadi bagian Calender Of Event Kemen Par RI dan berstatus 100 Wonderful Event.Tema yang diangkat dalam Gebyar tersebut adalah melestarikan budaya bangsa untuk dikenal di manca negara.

Inti dari tema tersebut adalah semangat para stakeholder di Garut untuk bersama sama mengangkat potensi budaya agar lebih luas dikenal di manca negara.

” Event ini menginspirasi para seniman, budayawan dan pelaku usaha Pariwisata Garut untuk berbuat sesuatu.Momentnya adalah Prosesi helaran budaya yang menjadi bagian dari Gebyar Pesona Budaya Garut,” terangnya.

Bupati Garut H Rudy Gunawan disela sela meninjau persiapan helaran Gebyar Pesona Budaya mengatakan,moment ini sangat tepat untuk mengangkat potensi wisata dan budaya yang ada di Garut.

” Inilah saatnya kita mengenalkan kekayaan alam budaya dan buatan kita yang dimiliki Garut.Sampaikan bahwa Garut itu indah,penduduknya ramah serta budayanya keren,” papar Rudy.

Beberapa pentas seni dan budaya yang disajikan dalan Event tersebut antara lain, 23 pementasan seni unggulan Garut, pementasan alat musik tradisional Anklung dan Ar

Adu Dogar (Domba Garut) salah satu seni dan budaya unggulan Garut.(Photo-Ist)
Permainan Alat Musik Tradisional dari Bambu salah satu seni yang dimiliki Garut. ( photo- Ist)

umba, pemecahan rekor bermain alat musik tradisional Centruk dan Carnaval Budaya. (Nas)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *