Ketua Jaringan Rakyat Jelata (JARETA) Temui Kakek Penjual Balon di Cilodong, Soroti Dugaan Ketimpangan Penyaluran Bantuan Sosial

Depok : Nuansapublik.Com.

– Ketua Jaringan Rakyat Jelata (JARETA), Subagja Sugema, bertemu dengan seorang lansia penjual balon gas di kawasan Jalan Abdul Gani, Cilodong, tepatnya dekat Ayam Sambel Ijo, Kota Depok, pada Senin malam (16/02/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Lansia tersebut diketahui bernama Maryadi (72 Tahun)  yang hingga kini masih berkeliling menjajakan balon gas demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam perbincangan singkat, Subagja Sugema menanyakan alasan di usia senja dirinya masih harus bekerja dan bagaimana kondisi keluarganya.

Dengan suara lirih, Maryadi menyampaikan bahwa anak-anaknya bekerja sebagai buruh kasar dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga ia memilih tetap berjualan untuk membantu mencukupi kebutuhan hidup.

Ketua JARETA kemudian menanyakan apakah Maryadi menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau bantuan pemerintah lainnya. Dengan nada sedih dan suara bergetar, Maryadi mengaku tidak pernah menerima bantuan sepeser pun dari pemerintah.

“Di lingkungan RT saya, kebanyakan yang mendapatkan bantuan adalah kerabat Pak RT dan Pak RW,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Subagja Sugema menegaskan bahwa distribusi bantuan sosial harus mengedepankan asas keadilan dan tepat sasaran, bukan berdasarkan kedekatan atau hubungan kekerabatan.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi perhatian serius agar penyaluran bantuan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia dan warga kurang mampu yang masih harus bekerja keras di usia senja.

JARETA berharap pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan evaluasi serta pendataan ulang agar bantuan sosial dapat diberikan secara adil, transparan, dan tepat sasaran demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok… ( TN)

Editor: Tony Yusep