Pura Tri Bhuana Agung Depok Gelar Saka Bhoga Sevanam, Berbagi Takjil Sambut Nyepi 1948 Saka

Depok : Nuansapublik.Com.

– Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026, umat Hindu di Pura Tri Bhuana Agung menggelar kegiatan Saka Bhoga Sevanam, berupa aksi berbagi takjil kepada saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (01/03/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu Maghrib, bertempat di Jalan Kerinci 10, tepat di depan gerbang pura menuju Jalan Raya Kerinci, Sukmajaya, Depok.

750 Paket Takjil Dibagikan
Panitia perayaan Nyepi 1948 Saka, I Gusti Nyoman Merta Murya, menyampaikan bahwa sekitar 750 paket takjil dibagikan kepada masyarakat. Dana kegiatan berasal dari stimulus panitia serta iuran dan donasi warga umat Hindu.
“Kami ingin membangun dan mempererat toleransi dengan saudara-saudara Muslim yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa.

Semoga apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat dan bisa terus dilakukan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, lingkungan.
Disebelah pura ada gereja HKBP dan di depan Pura ada gereja Katolik Santo Markus dan masjid menjadi cerminan nyata kehidupan beragama yang harmonis di Kota Depok.

Dihadiri Berbagai Unsur Umat Hindu Depok
Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 orang dari berbagai unsur umat Hindu di Depok, antara lain:

Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI)
Pasraman Swastika Dharma (sekolah minggu agama Hindu)
Pengurus Banjar Depok
Para Ketua Tumpek (wilayah) seperti Tumpek Depok Timur, Citayam, Cimanggis Villa Pertiwi, Depok Dua Tengah, serta Depok I Beji dan sekitarnya
Pecalang (petugas keamanan adat)
Sekaa Teruna Teruni Hindu Dharma (STT HD) atau pemuda-pemudi Hindu

Pemimpin ibadah dalam kegiatan ini adalah Vinandita J.M. Gede Sumerta. Turut hadir Ketua Banjar Suka Duka Hindu Dharma Depok, I Komang Prajendra Wisesa.
Momentum Langka Nyepi dan Ramadan Berdekatan.

Ketua Banjar Suka Duka Hindu Dharma Depok, I Komang Prajendra Wisesa, menjelaskan bahwa perayaan Nyepi menggunakan perhitungan kalender Saka yang umumnya jatuh pada bulan Maret. Sementara

Ramadan dan Idul Fitri menggunakan kalender Hijriah yang setiap tahun bergeser lebih awal dalam kalender Masehi.

“Dua tahun terakhir ini Nyepi berbarengan dengan Ramadan. Bahkan tahun ini Nyepi jatuh H-1 Lebaran atau malam takbiran. Ini momentum yang cukup langka,” jelasnya.

Karena bertepatan dengan Ramadan, maka digelar program Saka Bhoga Sevanam, yang berarti berbagi makanan kepada sesama sebagai wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.
Digelar Secara Nasional di 100 Pura

Kegiatan ini merupakan program nasional yang diselenggarakan di sekitar 100 pura di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, menyesuaikan waktu berbuka puasa di masing-masing daerah. Untuk wilayah Jawa Barat, pembagian dilakukan menjelang waktu berbuka.
Secara nasional, kegiatan ini dipusatkan di Pura Aditya Jaya Rawamangun dan berada di bawah koordinasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Selain di Depok, kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah pura lain di wilayah Jabodetabek pada hari yang sama.
Melalui kegiatan Saka Bhoga Sevanam, umat Hindu di Depok berharap nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan antarumat beragama semakin kuat, sehingga kerukunan yang telah terjalin dapat terus terjaga dengan baik..( Yony Y.)

Editor: Rika R