Halal bi Halal Masjid Jami’ Dhuyufurrahman Depok Perkuat Silaturahmi dan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban

Keterangan Photo: Ketua DKM Masjid Jami’ Dhuyufurrahman H. Endang Madali Berbaju orange beserta Pengurus nya l.

DEPOK Nuansapublik.ComMasjid Jami’ Dhuyufurrahman

– Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah, Masjid Jami’ Dhuyufurrahman Kota Depok menggelar kegiatan Silaturahmi dan Halal bi Halal pada Ahad malam Senin, 9 Syawwal 1447 H / 29 Maret 2026 M, bertempat di Masjid Jami’ Dhuyufurrahman Jatijajar Kota Depok.

Mengusung tema “Silaturahmi, Halal bi Halal dan Ramah Tamah”, acara ini dihadiri oleh para Pembina, Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta jamaah.

Adapun Pembina yang hadir di antaranya:

H. Zarkasi Hasan

H. Setiyo Sudiyono

H. Mulyadi

Agus Maulana Daud

Nurzaeni Albantani

Sementara dari jajaran Pengurus DKM Masjid Jami’ Dhuyufurrahman Kota Depok, tampak hadir:

H. Endang Madali (Ketua Umum)

Mochamad Isnaeni (Wakil Ketua Umum)

M. Ansori (Wakil Sekretaris Umum)

H. Musliman (Bendahara Umum)

Ahmad Adjie Fahrudin (Kabid Riayah)

Andi Syaefulloh (Kabid Imarah)

Serta pengurus DKM lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Umum DKM H. Endang Madali menyampaikan rasa syukur kepada Allah Swt. atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Halal bi Halal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan jamaah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat memberikan masukan dan saran demi kemajuan kegiatan masjid ke depannya, sehingga Masjid Jami’ Dhuyufurrahman semakin berkembang dan memberikan manfaat luas bagi umat,” ujarnya.

Sementara itu, tausiyah atau nasihat disampaikan oleh Ustadz H. Zarkasih Hasan.

Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban umat.

“Masjid didirikan bukan semata untuk ibadah ritual, tetapi harus menjadi pusat pembinaan umat dan peradaban. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mewujudkan cita-cita tersebut sesuai harapan Pemerintah Kota Depok,” ungkapnya.

Perwakilan Badan Pengelola Aset (BPA) Pemerintah Kota Depok, H. Setiyo Sudiyono, turut memberikan arahan terkait pentingnya tata kelola masjid sebagai aset pemerintah. Ia menekankan perlunya menjaga kualitas sumber daya manusia serta sistem pengelolaan yang baik agar masjid dapat menjadi salah satu yang terbaik di Kota Depok.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz H. Mulyadi, kemudian dilanjutkan dengan ramah dan tamah antar jamaah yang berlangsung penuh kehangatan dan keharmonisan di hari fitri yang menginspirasi.

(Tony Yusep)

Editor: Tony