Depok : Nuansapublik.com
– Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri bersama Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah periode 2025–2030 ditandai dengan berbagai langkah strategis dalam membenahi kebijakan dan mempercepat pembangunan di Depok. Dilantik pada Februari 2025, pasangan ini mengusung visi
“Depok Maju” dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan reformasi birokrasi.
Sejak awal masa jabatan, SS–Chandra langsung “tancap gas” melalui lima program quick wins yang menyasar perubahan cepat dan terukur. Perbaikan sistem pelayanan birokrasi, peningkatan kebersihan kota, serta penataan kawasan menjadi prioritas utama dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian luas adalah realisasi Dana RW sebesar Rp300 juta per RW. Kebijakan ini bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayahnya masing-masing.
Di sektor infrastruktur dan tata kota,
Pemerintah Kota Depok melakukan berbagai pembenahan untuk mengatasi persoalan klasik seperti kemacetan dan banjir. Penataan kawasan dan peningkatan kualitas jalan menjadi langkah konkret yang terus dikebut sepanjang tahun pertama kepemimpinan.
Dalam aspek sosial dan birokrasi, dilakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan sebelumnya, termasuk penyesuaian skema santunan kematian agar lebih efektif dan tepat sasaran. Selain itu, pembatalan proyek pembangunan masjid di lahan SDN Pondok Cina 1 kawasan Margonda menjadi salah satu kebijakan penting yang menuai perhatian publik.
Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah juga gencar melakukan evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui apel rutin, forum rencana kerja, serta penguatan disiplin, Pemkot Depok berupaya membangun budaya kerja yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Meski sempat menghadapi tantangan di awal masa jabatan, termasuk rendahnya tingkat kepuasan publik pada pertengahan 2025, hasil survei awal 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkot Depok mencapai 82 persen pada akhir tahun pertama kepemimpinan SS–Chandra.
Sejumlah pihak juga menilai kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan SS–Chandra sangat baik, bahkan disebut “bukan kaleng-kaleng”. Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Depok berhasil meraih berbagai penghargaan, terutama dalam bidang tata kelola pemerintahan dan perlindungan anak.
Sebagai pemimpin baru, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah menghadapi tantangan besar dalam melakukan transisi pemerintahan dan mengubah budaya birokrasi yang telah berjalan lama. Namun, melalui langkah-langkah strategis dan kebijakan terukur, keduanya berkomitmen terus membawa Kota Depok menuju arah pembangunan yang lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Satu tahun pertama menjadi fondasi penting bagi perjalanan lima tahun ke depan dalam mewujudkan “Depok Maju” yang dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh masyarakat…








