Depok: Nuansapublik.Com.
– Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang digelar di halaman Balai Kota Depok, Minggu (26/4/2026). Kegiatan tersebut meliputi Fun Walk, peringatan Hari Kartini dengan balutan kebaya, hingga peluncuran program nasional yang menyemarakkan suasana.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang peluncuran program Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Program RBI diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan memperkuat kebersamaan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kota Depok.
Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam sambutannya menegaskan bahwa Depok sejak lama telah menjadi contoh kota yang hidup dalam keberagaman.
“Depok dari dulu sudah jadi ruang bersama Indonesia. Di Depok semua suku, semua agama, semua ras hidup berdampingan. Hari ini kita perkuat lagi melalui program RBI,” ujar Supian Suri.
Ia menambahkan, momentum HUT ke-27 ini menjadi penguat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kota Depok bersama DPRD, Forkopimda, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun kota.
Selain peluncuran RBI, kegiatan juga dirangkaikan dengan countdown “Road to Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV” yang akan digelar pada 18 November mendatang. Hal ini menjadi simbol kesiapan
Kota Depok dalam menyukseskan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut

Dalam sambutannya, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menjalankan program RBI secara masif.
Ia mengungkapkan, hanya dalam waktu tiga minggu setelah komunikasi dengan kementerian, Wali Kota Depok menunjukkan keseriusan dengan langsung meluncurkan RBI di 63 kelurahan secara serentak.
“Ini luar biasa. Bukan hanya satu desa atau kelurahan, tetapi langsung 63 kelurahan diluncurkan sebagai Ruang Bersama Indonesia,” ungkapnya.
Menurutnya, Kota Depok telah lebih dulu menunjukkan praktik inklusivitas dengan memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, untuk mengekspresikan potensi dan kreativitasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut Depok memiliki fondasi kuat melalui berbagai capaian, seperti predikat utama dalam pengarusutamaan gender serta kategori Nindya sebagai Kota Layak Anak.
“Oleh karena itu, saya berharap RBI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi solusi melalui kolaborasi berbagai pihak. Permasalahan harus diselesaikan bersama melalui sinergi dan gotong royong,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Menteri PPPA berharap langkah Kota Depok dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam mewujudkan ruang bersama yang inklusif dan berkelanjutan.
“Selamat ulang tahun ke-27 Kota Depok dan selamat memperingati Hari Kartini 2026,” pungkasnya…( Tony )








