DEPOK : Nuansapublik.Com.
— Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Markaz PIN Al Bahrain di Kota Depok, Selasa (25/8/2026).
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Mewujudkan Pribadi Penuh Cinta dan Manfaat”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarjemaah dan masyarakat.
Acara berlangsung di Markaz PIN Al Bahrain, Jalan KH Abdurahman Nomor 15, RT 001/RW 001, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini berada di bawah tanggung jawab H. Erik Saputra Slamet, yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional Adeem Tour. Sementara Markaz PIN Al Bahrain diasuh oleh KH Fatkhuri Wahmad, MA.
H. Erik Saputra Slamet mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, persiapan Maulid tahun ini terbilang singkat karena sebelumnya pihak panitia juga baru selesai menggelar kegiatan santunan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Maulid tahun ini memang waktunya agak sedikit mepet karena sebelumnya kami habis mengadakan santunan. Kami hanya memiliki waktu kurang lebih tiga minggu untuk melakukan persiapan. Tetapi, dengan kebersamaan dan kekompakan, Alhamdulillah semuanya dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar H. Erik.
Ia menjelaskan, peringatan Maulid Nabi tersebut melibatkan berbagai majelis taklim dan elemen masyarakat yang selama ini mendapatkan pembinaan di lingkungan Markaz PIN Al Bahrain.
Di antaranya Majelis Taklim Al Bahrain, Majelis Taklim Nur, majelis-majelis taklim RNU di Kelurahan Cipayung, majelis taklim masjid di sekitar kediaman kiai, serta masyarakat di sejumlah lingkungan RT.
Menurut Erik, kegiatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi sarana untuk mengenal dan meneladani Rasulullah SAW lebih dalam melalui introspeksi atau muhasabah.
“Yang utama adalah bagaimana kita semakin mengenal dan melakukan muhasabah kepada Rasulullah SAW. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media silaturahmi yang sangat penting,” katanya.
Ia juga menyinggung hubungan baik antara Markaz PIN Al Bahrain dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi di Kota Depok, termasuk Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok atau MT Balwan.
“Alhamdulillah, salah satunya dengan MT Balwan Kota Depok. Kiai juga pernah mengisi acara pengajian bulanan di Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok,” ungkapnya.
Ke depan, Erik berharap sinergi antara Majelis Taklim Al Bahrain dengan seluruh majelis taklim serta berbagai pemangku kepentingan di Kota Depok dapat terus diperkuat.
Menurutnya, kebersamaan tersebut penting untuk menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Cipayung.
“Kami yang tergabung dalam organisasi NU terus berupaya mempererat kebersamaan dalam berbagai kegiatan. Setiap kegiatan NU selalu kami dorong untuk mendapat bimbingan dan kebersamaan dari para kiai,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan organisasi hingga tingkat lingkungan terus dilakukan, termasuk melalui pembentukan ranting-ranting di tingkat RW di wilayah Kelurahan Cipayung.
“Alhamdulillah, ranting-ranting sudah mulai dibentuk. Mudah-mudahan ke depan dapat dilakukan pelantikan secara bersama-sama sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan menjaga tradisi keagamaan yang selama ini hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.
Camat Cipayung Muhammad Fahmi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Padepokan Islam Nusantara Al Bahrain.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Maulid pada malam ini. Rasulullah SAW adalah manusia yang namanya paling banyak disebut dan menjadi teladan bagi seluruh umat manusia,” ujar Fahmi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kecamatan Cipayung.
Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan warga menjadi modal penting dalam menjaga wilayah tetap kondusif.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi untuk Kecamatan Cipayung. Alhamdulillah, sampai saat ini Cipayung dalam keadaan baik, mulai dari aspek keamanan, kebersihan, dan berbagai bidang lainnya,” katanya.
Fahmi juga menyinggung persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah yang menjadi perhatian bersama. Ia berharap kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah dapat terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, sektor pendidikan turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Depok. Fahmi menyampaikan bahwa terdapat berbagai terobosan untuk memastikan anak-anak di Kota Depok tetap mendapatkan akses pendidikan.
“Apabila ada anak-anak yang mengalami kesulitan mendapatkan pendidikan, silakan dilaporkan. Pesan Wali Kota Depok jelas, anak-anak Depok harus tetap sekolah,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Fahmi berharap seluruh masyarakat Kecamatan Cipayung senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT.
“Semoga kita semua, seluruh warga Kecamatan Cipayung, selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT,” tuturnya.
Penceramah Ustaz Ahmad Kamaluddin, yang dikenal masyarakat sebagai Ustaz Galau, dalam tausyiahnya mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Ia mengapresiasi kehadiran unsur pemerintah, mulai dari Camat hingga Lurah, yang menyempatkan diri hadir dan mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi di tengah kesibukan masing-masing.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Ahmad Kamaluddin menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Jangan sampai silaturahmi kita rusak gara-gara handphone,” pesannya di hadapan para jemaah.
Menurutnya, manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan orang lain dalam berbagai fase kehidupan.
“Kita lahir ke dunia membutuhkan bantuan manusia, dan ketika meninggal pun membutuhkan bantuan manusia. Karena itu, hidup bersama-sama akan terasa lebih indah. Hidup akan lebih baik jika kita kompak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya ilmu sebagai dasar dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari.
“Ibadah tanpa ilmu tidak akan bernilai sebagaimana mestinya. Karena itu, kita harus terus belajar dan memperkuat pemahaman agama,” tuturnya.
Melalui tausyiah tersebut, para jemaah diajak untuk mengambil hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan akhlak sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Markaz PIN Al Bahrain pun berlangsung dalam suasana religius, hangat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW serta mendorong lahirnya pribadi-pribadi
yang penuh cinta, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi sesama….








