Depok : Nuansapublik.Com
– Gantangan Kailash kembali menggelar lomba burung berkicau yang berlangsung di Yonhub Gacor Stadium, Komplek Hubad, Jalan Raya Bogor Km 35, Simpangan Depok Jatijajar, pada Minggu (08/01/2026).
Kegiatan ini rutin diselenggarakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu.
Pada gelaran kali ini, lomba diikuti berbagai jenis burung kicauan, di antaranya Kacer, Murai Batu, Cucak Hijau, Anis, Cendet, Pleci, Sogon, Konin, serta beberapa jenis burung kecil lainnya. Salah satu kelas yang menjadi perhatian peserta adalah kelas Kacer.
Sebelum lomba dimulai, panitia terlebih dahulu menggelar briefing kepanitiaan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sportif. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kehadiran Bank Mandiri Cabang Jatijajar dalam event tersebut.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Tidak hanya berasal dari Kota Depok, lomba ini juga diikuti oleh kicau mania dari berbagai daerah seperti Bekasi, Bogor, Tangerang, Jakarta, Bandung, hingga Purwakarta.
Ketua Panitia Penyelenggara, Teguh Kailash, yang didampingi Sani Cemong, menjelaskan kepada awak media Nunsapublik.com. bahwa kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan kopdar P2KJ Chapter Depok yang berkolaborasi dengan komunitas kicau mania Depok.
“Hari ini ada kopdar P2KJ Chapter Depok, featuring komunitas kicau mania Depok. Ini agenda tahunan yang sebelumnya digelar di wilayah Jakarta dan kini singgah di Depok, sebelum nantinya berpindah ke daerah lain seperti Purwakarta,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, Gantangan Kailas berada di bawah naungan Kailas Enterprise, yang secara konsisten menjadi penyelenggara lomba burung berkicau. Penilaian lomba mengacu pada pakem yang berlaku umum, meliputi irama lagu, durasi kerja, volume suara, kondisi fisik, serta gaya penampilan burung.
“Burung yang dinilai maksimal adalah yang mampu menampilkan irama lagu, durasi kerja, dan volume suara dengan baik. Itulah yang menjadi daya tarik utama dalam perlombaan,” jelasnya.
Untuk hadiah, Teguh menyebutkan bahwa besaran hadiah disesuaikan dengan tiket kelas lomba, yang berkisar dari Rp25 ribu hingga Rp1 juta.
Persentase hadiah juara diambil dari total tiket yang masuk dan disesuaikan dengan kelas serta jumlah peserta.
Pada lomba hari ini, terdapat 21 kelas yang dipertandingkan, mulai dari Cucak Hijau, Kacer, Murai Batu, Murai Batu Muda, Murai Batu Ungu, hingga kelas Best of The Best.
Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa Gantangan Kailash juga difungsikan sebagai lapangan latihan bagi burung-burung kicauan sebelum mengikuti lomba dengan level dan tiket yang lebih tinggi, seperti Piala Wali Kota, Piala Gubernur, hingga Piala Presiden.
“Biasanya setelah burung menang di sini, pemilik akan mencoba naik kelas ke event yang lebih besar. Jadi lapangan ini jadi tempat uji kemampuan sebelum ke level nasional,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan lomba, panitia melibatkan 16 orang panitia inti ditambah dengan juri profesional untuk memastikan penilaian berjalan objektif dan adil…( Tony)








