DEPOK : Nuansapublik.Com.
— Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok menggelar aksi penanaman pohon secara massal di kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Sukmajaya, Depok, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program nasional “Satu Juta Pohon”, sekaligus puncak rangkaian kegiatan penghijauan yang telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Koramil jajaran Kodim 0508/Depok sejak 2 September 2026.
Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Mabes TNI kepada seluruh satuan di Indonesia untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan.
Di wilayah Depok, sejumlah jenis pohon yang ditanam antara lain nangka, mahoni, dan rambutan. Jenis tanaman tersebut dipilih sebagai tanaman keras yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
“Kami sudah melaksanakan kegiatan di masing-masing Koramil, di titik-titik lahan kosong yang membutuhkan penghijauan. Hari ini kami pusatkan di wilayah UIII,” ujar Ginanjar.
Menurutnya, penanaman pohon tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
“Harapannya, penanaman ini dapat mengurangi dampak negatif pemanasan global dan cuaca ekstrem seperti El Nino, sekaligus menambah pasokan oksigen bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Camat Sukmajaya, BTN Peduli, perwakilan UIII, serta unsur PUPR. Jarum. Bayer.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memperkuat gerakan penghijauan sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan Kota Depok agar tetap asri, sehat, dan berkelanjutan.
Respons Cepat Hadapi Abu Vulkanik
Selain program penghijauan, Kodim 0508/Depok juga mengambil langkah cepat dalam menghadapi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Krakatau yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sekolah selama dua hari.
Sebagai langkah mitigasi, personel TNI menggunakan water tank untuk melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya kawasan Margonda dan Grand Depok City (GDC). Upaya tersebut dilakukan untuk menekan debu dan abu yang beterbangan sehingga tidak semakin mengganggu kesehatan masyarakat.
“Kami juga membagikan masker di beberapa titik strategis. Sinergi dengan Pemda Kota Depok dalam menangani dampak abu vulkanik ini berjalan baik demi menjaga ketertiban dan kesehatan masyarakat,” tambah Ginanjar.
Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam persoalan lingkungan merupakan bagian dari kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Penanaman pohon di kawasan UIII pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, aksi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana lingkungan.
“Lingkungan yang terjaga adalah investasi untuk generasi mendatang. Karena itu, penghijauan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya…( TY)








