DEPOK : Nuansapublik.Com.
— Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Kota Depok menggelar kegiatan Fantastic Walk Harmoni dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, yang berlangsung di Alun-alun Grand Depok City (GDC), Jalan Boulevard Kota Depok, Sabtu (17/02/2026).
Ratusan peserta yang terdiri dari pegawai Kementerian Agama, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA), tokoh masyarakat, serta warga Kota Depok tampak antusias mengikuti kegiatan jalan santai yang menjadi pembuka acara yang di lepas Walikota Depok.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, tahmid, serta doa bersama sebagai wujud rasa syukur dan refleksi atas pengabdian Kementerian Agama kepada bangsa dan negara.
Perkuat Kerukunan dan Nilai Pancasila
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H. Enjat Mujiat, dalam sambutannya menegaskan komitmen Kementerian Agama bersama Pemerintah Kota Depok untuk terus memperkuat pelayanan dan pembinaan keagamaan demi menjaga persatuan, kerukunan, dan nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman masyarakat.
“Keberagaman suku, agama, dan budaya di Kota Depok merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Pancasila menjadi irisan utama yang mempersatukan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sebagai bangsa yang majemuk, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan Indonesia dari potensi perpecahan. Program keagamaan, menurutnya, tidak boleh bersifat seremonial semata, melainkan harus menjadi kebutuhan nyata masyarakat untuk mewujudkan Kota Depok yang religius, maju, dan harmonis..
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Depok
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80. Ia menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan Kementerian Agama, mengingat latar belakang keluarganya yang juga pernah mengabdi di institusi tersebut.
“Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Istri saya, almarhum ayah saya, hingga mertua saya semuanya pernah mengabdi di Kementerian Agama,” ungkapnya.
Wali Kota Depok menegaskan komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mendukung program-program Kementerian Agama, di antaranya melalui hibah gedung MTsN 2 Kota Depok, penunjukan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam Program Rintisan Sekolah Standar Global (RSSG), serta hibah bagi madrasah di wilayah Kota Depok.
Selain itu, Pemkot Depok juga mendukung penyediaan kantor sementara untuk pelayanan haji dan umrah, pembangunan MTs Negeri ke-2, serta pembiayaan pendidikan gratis bagi siswa MTs Negeri, SMP Negeri, dan sekolah swasta mitra Pemkot Depok, khususnya bagi warga kurang mampu.
Supian Suri juga menekankan pentingnya wajib belajar 13 tahun, termasuk pendidikan anak usia dini seperti PAUD, TK, dan RA, serta komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru RA, TK, dan PAUD melalui dukungan operasional yang lebih baik.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Depok mengajak
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Depok, Kementerian Agama, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan Kota Depok terus menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, serta kemajuan bersama. Pungkasnya…( TY)








