Dede Suryana Tampil Perkasa, Sabet Juara Margonda Chess Championship 2026

DEPOK : Nuansapublik.Com

— Pertarungan sengit di atas papan catur akhirnya menemukan pemenangnya. Dede Suryana tampil sebagai yang terbaik dan berhasil merebut juara pertama Margonda Chess Championship Tahun 2026 setelah menundukkan Inan dengan skor meyakinkan 2-0.

Turnamen yang mempertemukan para pecatur tersebut resmi berakhir pada Minggu Wage, 30 Agustus 2026 malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Acara penutupan digelar di Pine Peak Kost, Jl. HM. Tohir No. 1, RT 01/RW 03, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Penutupan turnamen secara resmi dilakukan oleh Lilik Santoso, S.Sos., mewakili Lurah Pondokcina.

Sebelum memasuki partai puncak, empat pecatur berhasil melaju ke babak semifinal, yakni Dede Suryana, Inan, Iwan, dan Fadhil.

Persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya Dede Suryana memastikan diri berada di posisi teratas.

Hasil akhir Margonda Chess Championship 2026 menempatkan Dede Suryana sebagai juara pertama, disusul Inan sebagai juara kedua,

Fadhil juara ketiga, dan Iwan juara keempat.
Namun, di balik persaingan untuk menjadi yang terbaik, ada pesan yang dinilai jauh lebih penting, yakni tentang sportivitas dan penghargaan terhadap lawan.

Menghargai Lawan, Kemenangan yang Sesungguhnya

Pesan tersebut disampaikan Heiznal Orelly Syah Michael, selaku penyelenggara Margonda Chess Championship 2026.

Michael mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah pertandingan. Menurutnya, keberanian untuk bertanding, menjunjung sportivitas, serta mampu menghargai lawan justru merupakan kemenangan yang memiliki nilai lebih besar.

“Menghargai lawan adalah kemenangan yang jauh lebih berharga,” ujar Michael.

Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat dalam penutupan turnamen. Sebab, pertandingan catur bukan hanya tentang siapa yang mampu memenangkan permainan, tetapi juga bagaimana setiap pecatur mampu menunjukkan sikap dewasa, sportif, dan menghormati lawan yang berada di hadapannya.

Michael juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam Margonda Chess Championship 2026.

“Dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Kemenangan adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk bertanding dan menghargai lawan adalah kemenangan yang jauh lebih berharga,” katanya.

Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara, tetapi dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan melalui olahraga catur.

Ditutup dengan Doa dan Penyerahan Hadiah
Rangkaian acara penutupan kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin Iwan Baer, tokoh masyarakat yang juga dikenal sebagai penggiat olahraga.

Sejumlah tokoh dan unsur terkait turut hadir dalam acara penutupan, di antaranya Bripka Hadianto, Binmas Pondokcina, serta Madin Hidayat, Ketua Percasi Kelurahan Pondokcina, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan turnamen juga mendapat dukungan dari jajaran juri, yakni dr. Novanza Rayhan, Senopati, Aditya Warman, Ardy Susanto, Dede, dan Hendrik.

Setelah turnamen resmi ditutup, Lilik Santoso bersama Michael menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang. Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para juara.

Margonda Chess Championship 2026 pun resmi berakhir. Papan catur boleh ditutup, pertandingan telah selesai, tetapi semangat sportivitas dan pesan untuk menghargai lawan diharapkan tetap menjadi kemenangan yang dibawa pulang oleh seluruh peserta.
ARSON | Nuansapublik.Com

Editor: Tony Yusep