DEPOK : Nuansapublik.Com.
– Sebuah insiden kebakaran terjadi di wilayah RW 22, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Berkat kesigapan warga dan respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum meluas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Berdasarkan keterangan saksi mata, titik awal kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan ke dalam kardus bekas pembungkus telur. Api kemudian merambat dan menyambar aliran kabel listrik di sekitar lokasi. Pemilik rumah, Eeng, sempat keluar rumah sesaat sebelum kejadian. Saat ia kembali, kondisi rumah sudah dipenuhi asap tebal akibat kebakaran yang baru saja terjadi.
Petugas Relawan Kebakaran (Redkar) Kelurahan Sukamaju Cilodong, Ee Sukaesih, membenarkan kronologi tersebut.
Ia mengapresiasi peran aktif warga yang langsung memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum kedatangan petugas resmi. Satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran (Damkar) dan Tagana Kota Depok juga segera diterjunkan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material cukup signifikan. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi kita semua,” ujar Ee Sukaesih.
Ia menegaskan bahwa musim kemarau saat ini meningkatkan risiko kebakaran secara drastis. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang mudah terbakar seperti tumpukan sampah atau kardus kering. Selain itu, pembakaran sampah terbuka juga harus dihindari demi keamanan bersama.
Insiden di RW 22 Sukamaju ini menjadi bukti nyata bahwa kelalaian kecil dapat berakibat fatal. Sinergi antara kesadaran masyarakat dan kesiapan aparat penanggulangan bencana terbukti efektif meminimalisir dampak bencana, namun pencegahan tetaplah kunci utama menjaga keselamatan lingkungan. (Tony)








