Photo: salah satu peserta, Anindita khairinniswa sekolah : SMPIT Thariq Bin Ziyad kota bekasi.
DEPOK, Nuansapublik.Com.
– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok, Radio Online ARYO Gema berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Qolbun Salim sukses menggelar Festival Pesantren Vol. 01. Acara yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Qolbun Salim, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong Kota Depok Minggu, 17/05/2026
Mengusung semangat kebersamaan dan kreativitas generasi muda, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang meriah. Dimulai dengan kegiatan jalan santai yang diikuti antusias oleh warga sekitar, santri, dan siswa pesantren, suasana kekompakan dan silaturahmi telah terbangun sejak pagi hari.
Puncak acara diisi dengan perlombaan religi yang memukau, meliputi Lomba Nyanyi Religi tingkat umum dan Lomba Dakwah untuk kategori TK A, TK B, serta TK C.
Lomba nyanyi religi diikuti oleh delapan peserta terbaik dari lingkungan pesantren yang saling beradu bakat di hadapan dewan juri profesional dari produser Jakarta. Sementara itu, lomba dakwah kategori anak-anak menjadi sorotan tersendiri. Para peserta cilik tampil dengan penuh percaya diri, menghadirkan pesan-pesan kebaikan yang mengundang decak kagum penonton.
Ketua Penyelenggara, M. Zidan Nasution, didampingi Rachmat Hidayat (Aryo Gema), menjelaskan bahwa festival ini digelar sebagai wadah pembinaan karakter. “Festival Pesantren ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, pembinaan karakter, serta pengembangan mental generasi muda agar lebih mencintai nilai-nilai religi dan dakwah,” ungkap Zidan.
Ia berharap, acara ini dapat menjadi tonggak lahirnya generasi muda Depok yang kreatif dan berakhlak mulia. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi positif bagi masyarakat, khususnya di Kota Depok,” tambahnya.

Antusiasme tidak hanya datang dari penyelenggara. Salah satu peserta yang berasal dari Bekasi memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Ia berharap di tahun-tahun mendatang, Festival Pesantren dapat meluas skenanya.
“Ke depannya saya berharap Festival Pesantren bisa lebih besar lagi, menghadirkan lebih banyak penonton, serta membuka kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta dan sekitarnya agar semakin banyak generasi muda yang bisa ikut merasakan pengalaman lomba dan tampil di panggung religi,” ujarnya.
Panitia mengakhiri kegiatan dengan harapan agar Festival Pesantren Vol. 01 dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten, yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat budaya Islami serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Kota Depok.. ( Tony Yusep)








