MT. Balai Wartawan Buka Bersama, Ramadan Perubahan Kualitas Diri.

Nuansapublik com -BALAIKOTA, DEPOK

– Memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah, Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok kembali menggelar pengajian rutinitas bulanan dengan tema ‘Ramadan Momentum Perubahan Kualitas Diri’, yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama, Kamis (26/02/2026).

Kegiata Pengajian Ramadan ini dihadiri para Pengurus, Jamaah, MT. Balai Wartawan Kota Depok, para Istri wartawan, Ketua DPD Forkabi Kota Depok, Edi Dadang Chandra beserta jajaran, Ketua DPW Pejabat Depok, Amar Fuad, sedangkan untuk ceramah agama menghadirkan Ustadz Mohammad Sofwan yang akrab disapa Ustadz Jaka Gledek dan Guru pembimbing MT. Balwan Kota Depok, Ustadz Syahruddin El Fikri.

Dalam tausyiahnya Ustadz Jaka Gledek menyampaikan kisah penuh hikmah tentang kemuliaan Baginda Nabi Muhammad SAW. Ia menuturkan bahwa nama Nabi Muhammad telah tertulis di pintu-pintu surga sebagai kekasih Allah.

Dikisahkan pula bagaimana Nabi Adam AS merasa penasaran dan memohon kepada Allah untuk diperlihatkan wajah Rasulullah. Dengan membaca salawat ‘Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad’, Nabi Adam diperlihatkan gambaran wajah Rasulullah melalui kedua ibu jarinya.

Ustadz Jaka Gledek juga mengingatkan jamaah agar “Perbanyak membaca salawat, khususnya saat mendengar adzan, sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah. Amalan tersebut menjadi bagian dari sunnah yang membawa keberkahan bagi umat Islam,” ujarnya.

Ustadz Syahruddin El-Fikri dalam tausyiahnya menekankan, bahwa Allah SWT telah memberikan 11 bulan yang mungkin terlewati dengan berbagai kekurangan, kelalaian, bahkan kemaksiatan. Karena itu, Ramadan hadir sebagai momentum untuk bertafakur, khusyuk, dan mentadabburi Al-Quran.

“Mari kita memanfaatkan bulan suci sebagai pengendali diri. Jika di bulan Ramadan kita belum mampu menjadi pribadi yang lebih baik, lalu di bulan apa lagi kita akan sadar dan memperbaiki diri?” jelasnya.

Ustadz Syahruddin juga mengisahkan tentang seorang tabi’in bernama Hubail bin ‘Iyan yang dahulu dikenal sebagai perampok. Namun setelah mendengar ayat Al-Quran:

“Alam ya’ni lilladzina amanu an takhsya’a qulubuhum li dzikrillah…” (Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?)

“Hatinya tersentuh dan hidupnya berubah total. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa hidayah Allah dapat datang kapan saja, termasuk di bulan Ramadan yang penuh ampunan dan keberkahan,” tuturnya.

Sedangkan Ketua Majelis Taklim Balai Wartawan Kita Depok, Adie Rakasiwi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang setia menghadiri kegiatan pengajian rutin tersebut. Ia juga mengumumkan adanya pergantian pengurus Bendahara Majelis Taklim, yang kini dijabat oleh Rohendi Budiyana.

Adie mengajak seluruh jamaah untuk tetap istiqamah menjalankan kewajiban ibadah puasa serta menjadikan Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas iman dan takwa.

Dirinya menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual semakin tumbuh di kalangan jamaah, serta menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

“Semoga Ramadan tahun ini benar-benar menjadi momentum transformasi diri bagi kita semua, Aamiin,” pungkasnya. ..

Editor: Tony Yusep