Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ronny Hermawan Fraksi Demokrat Reses II Serap Aspirasi Warga Soal Posyandu, Sampah, dan RTLH Di Cilangkap.

Depok : Nuansapublik.com.

-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Ronny Hermawan, menggelar kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 di RW 08 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Demokrat Mohammad Taufik, Lurah Cilangkap Galih, Ketua LPM, serta para Ketua RT dan RW setempat.

Dalam sambutannya, Ronny Hermawan yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII Kota Bekasi dan Kota Depok menyampaikan bahwa reses merupakan momentum penting untuk kembali bertemu dan berdialog langsung dengan konstituen.

“Reses ini adalah kewajiban kami untuk kembali kepada konstituen di dapil, baik Kota Bekasi maupun Kota Depok. Kita berdialog, menyerap aspirasi, dan menjembatani berbagai persoalan masyarakat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Suasana dialog berlangsung cair, penuh keakraban dan canda khas masyarakat Betawi yang mayoritas bermukim di wilayah tersebut. Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari pembangunan posyandu, penanganan sampah, banjir, hingga kebutuhan infrastruktur lingkungan.

Menurut Ronny, persoalan yang dihadapi kota-kota di Jawa Barat seperti Depok, Bandung, Bekasi, dan Bogor pada dasarnya hampir serupa. Namun, yang membedakan adalah respons dan prioritas kebijakan masing-masing pemerintah daerah.

“Persoalan masyarakat ini never ending story. Selama ada kehidupan, pasti ada persoalan. Yang terpenting adalah respons pemerintah harus semakin cepat dan transparan,” tegasnya.
Ia juga menyinggung satu tahun kepemimpinan Wali Kota Depok saat ini yang dinilainya sudah berjalan baik. Menurutnya, pengalaman birokrasi yang panjang menjadi modal penting dalam memahami karakter dan problematika masyarakat. Meski demikian, ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan masyarakat membutuhkan proses berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Ronny mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi di Kota Depok yang dikenal sebagai kota multikultural.
“Depok ini dihuni berbagai suku, Jawa, Sunda, Betawi, Tionghoa, dan lainnya. Kita harus jaga toleransi dan kerukunan agar kota tetap kondusif dan pembangunan berjalan dengan baik,” pesannya.

Sementara itu, Lurah Cilangkap, Galih, menyambut baik kehadiran Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut. Ia berharap semakin banyak anggota dewan yang hadir dan memperjuangkan aspirasi warga Cilangkap.
“Kedatangan Pak Ronny tentu menjadi harapan besar bagi kami. Semakin banyak aspirasi yang dituangkan, semakin besar peluang permasalahan di Cilangkap dapat terjawab,” ujarnya.

Galih menegaskan bahwa salah satu persoalan utama di wilayahnya adalah rumah tidak layak huni (RTLH). Dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Kecamatan Tapos dan wilayah yang cukup luas, kebutuhan intervensi anggaran menjadi sangat penting.

“Kami berharap selain intervensi dari APBD Kota Depok, juga ada dukungan dari APBD Provinsi Jawa Barat untuk penanganan RTLH. Kami terbuka terhadap segala peluang bantuan selama itu untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang aspirasi sekaligus penguat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata dan responsif di wilayah Cilangkap, Tapos, Kota Depok…( Tony )

Editor: Tony Yusep